Cara Merangkai Bunga untuk Lomba

Cara Merangkai Bunga untuk Lomba

Cara Membuat Buket Bunga

Bahan:

1 Ikat bunga segar
2 Lembar kertas roti/kertas tisu berwarna
2 Lembar kertas minyak berwarna
2 Lembar kertas pembungkus warna coklat
Selotip
Pita

Cara Membuat Buket Bunga:

Letakkan kertas roti/kertas tisu dengan salah satu ujungnya menghadap ke atas seperti belah ketupat.
Potong bagian samping hingga kertas membentuk belah ketupat sempurna. Potong juga ujung bawahnya agar nantinya batang bunga terlihat dari luar.
Satukan kedua ujung bawah kertas hingga menutupi batang, kemudian ikat dengan selotip.
Ambil kertas roti/kertas tisu berwarna lagi, lalu letakkan ikatan bunga yang sudah dibungkus kertas pertama di atasnya. Pastikan ujung kertas yang mencuat di bagian atas menghadap ke depan. Kemudian ulangi teknik melipat nomor 2 tadi.
Lakukan hal yang sama dengan kertas minyak dan kertas pembungkus warna coklat. Hasil akhirnya, ujung-ujung kertas yang mencuat di bagian atas harus saling tumpang tindih.
Ikat buket bunga dengan pita agar terlihat lebih rapi.

Cara Merangkai Bunga Plastik Untuk Sudut Ruangan

Bunga seringkali digunakan sebagai dekorasi di dalam ruangan. Namun keindahan bunga asli tidak dapat bertahan lama, harus diganti dalam beberapa hari karena bunga asli mudah layu jika disimpan di dalam ruangan. Belum lagi perawatannya yang cukup intens, setiap harinya kamu harus mengganti air di dalam vas agar bunga bisa selalu tampil segar. Karena tidak begitu efisien, banyak yang memilih bunga hias plastik sebagai dekorasi pengganti bunga asli.

Bunga hias plastik jelas lebih praktis karena tidak akan pernah layu dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Biarpun begitu, bunga hias plastik tidak memiliki pesona yang sama dengan bunga asli, bahkan warna dari bunga hias plastik seringkali terlihat norak sehingga bukannya mempercantik ruangan, tapi malah merusak tampilan ruangan.

Oleh sebab itu diperlukan trik khusus agar dekorasi bunga hias plastik bisa memiliki pesona layaknya bunga hias asli. Bagaimana caranya? Langsung saja ketahui triknya di bawah ini!

1. Tempatkan bunga hias plastik pada vas berisi air

Untuk menampilkan kesan alami dari bunga hias plastik, kamu perlu memadukannya dengan elemen alam. Salah satu caranya adalah menempatkan bunga hias plastik di dalam vas berisi air. Dengan adanya elemen alam seperti air, bunga hias plastik pun jadi tampil lebih segar layaknya bunga asli.

Bunga hias plastik mengapung di air

Penataan bunga hias plastik seperti ini bisa dikreasikan dengan kreatif, seperti bunga mawar yang terlihat mengambang di dalam mangkuk ini. Penataan seperti ini cocok dijadikan sebagai dekorasi centerpiece yang ditempatkan di tengah meja.

2. Kombinasikan bunga hias plastik dengan bunga atau tanaman asli
Rangkaian bunga hias plastik dan bunga hias asli

Seperti halnya dengan vas bunga berisi air, merangkai bunga hias plastik bersama dengan bunga hias asli membuat bunga hias plastik terlihat sama alaminya dengan bunga hias asli. Walaupun memang dengan penataan seperti ini, kamu perlu menyeimbangkan jumlah bunga hias plastik dengan yang asli. Rangakaian bunga seperti ini cocok untuk diterapkan sebagai dekorasi ruang makan.

Rangkaian bunga hias plastik dan bunga hias asli

Sesuaikan jenis bunga dengan bunga yang kamu tanam di halaman rumah sehingga tamu-tamu yang datang ke rumahmu menyangka bahwa bunga ini asli dan kamu begitu telaten menggantinya setiap hari. Selain itu, menempatkan bunga hias plastik di antara sukulen juga bisa kamu coba.

Dekoruma Cicilan Nol Persen

3. Gunakan vas organik untuk memberikan kesan alami
Bunga hias plastik dalam vas organikohclary.com

Karena bunga hias plastik tidak akan layu ataupun mati, maka kelebihannya bunga ini bisa ditempatkan dalam medium apapun. Vas bunga dengan desain yang unik juga bisa kamu pilih agar bunga hias plastik terlihat semakin menarik. Jika ingin menampilkan kesan alami pada bunga hias plastik, coba gunakan vas bunga yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti anyaman rotan ataupun kantung jerami. Isi vas dengan tanah sehingga terlihat seperti ditanam secara langsung.

4. Rangkai bunga hias plastik secara vertikal
Dekorasi dinding dari bunga hias plastikpinterest.com

Salah satu kreasi unik dari bunga hias plastik adalah dengan menjadikannya sebagai dekorasi hiasan dinding. Bunga hias plastik bisa digunakan untuk membuat hiasan gantung di atas tempat tidur. Dengan merangkainnya secara vertikal bersama elemen dedaunan dan batang pohon, kesan naturalnya jadi semakin terasa. Pesonanya juga tidak lagi terasa artifisial saat terkena efek pencahayaan lampu LED.

Dekorasi dinding dari bunga hias plastik

Merangkai bunga hias plastik secara vertikal juga bisa dilakukan dengan variasi seperti ini. Dengan melilitkannya pada sebuah gantungan berbentuk tangga di dinding, bunga hias plastik terkesan seperti tanaman rambat dinding yang hidup.

5. Jaga kebersihan dari bunga hias plastik
Bunga hias plastik dalam vas

Yang menjadi masalah saat mendekorasi rumah dengan bunga-bunga palsu adalah bunga hias plastik mudah sekali terkena debu. Saat debu-debu ini terlihat menempel pada permukaan bunga plastik, kesan alami yang coba ditunjukkan pun luntur. Untuk itu, jauhkan bunga hias plastik dari tempat masuknya debu, seperti jendela, dan bersihkan secara rutin.

Makrame dengan bunga hias plastik

Dengan penataan yang tepat rangkaian bunga hias plastik juga bisa menampilkan estetika dan kesegaran yang sama dengan rangkaian bunga hias asli. Tertarik mencobanya?

Jangan lupa baca juga artikel seputar tips dan trik dekorasi rumah lainnya di Dekoruma, ya! Kalau kamu sedang mencari aneka furnitur untuk mengisi hunianmu, Dekoruma jual rak dinding, sofa, lemari, dan kursi. Tak hanya itu saja, Dekoruma juga menyediakan jasa pembuatan kitchen set minimalis untuk mewujudkan dapur impianmu, lho!

Cara Mengawetkan Bunga agar Tetap Cantik

Cara Mengawetkan Bunga agar Tetap Cantik

Merasa sayang bunga yang Anda terima layu? Jangan dibuang! Simpan dan awetkan bunga agar kenangan dengan orang terkasih Anda tetap abadi.

Seniman bunga, Andy Djati Utomo mengatakan, ada dua cara untuk mengawetkan bunga. Kedua cara itu di antaranya preserved flowers (bunga yang diawetkan) dan dried flowers (bunga yang dikeringkan).

Preserved flowers biasanya masih memiliki tekstur asli bunga. Namun, warna dan aroma aslinya akan pudar dan menghilang. Sementara dried flowers adalah bunga yang dikeringkan dengan menghilangkan kadar airnya sehingga tekstur yang dimiliki cenderung crispy dan mudah hancur ketika dipegang.

Waktu paling tepat untuk mengawetkan bunga adalah ketika bunga hendak mekar penuh. Saat proses pengawetan, jauhkan bunga dari sinar matahari.

Mengutip Dengarden, berikut beberapa cara mengawetkan bunga.

1. Rendam dengan gliserin
Rendam bunga dalam gliserin. Biarkan kandungan yang ada dalam gliserin meresap ke dalam bunga. Hal ini akan membuat air dalam bunga tergantikan oleh gliserin sehingga membuatnya tetap terlihat segar.

Gliserin juga menjaga bunga dari perubahan tekstur. Kelemahan pengawetan dengan gliserin adalah prosesnya yang memakan waktu lama, mencapai dua sampai enam pekan.

2. Pengeringan beku (freeze drying)
Prinsip metode pengeringan beku adalah menghilangkan kandungan air dalam suatu bahan yang telah membeku tanpa tahapan fase cair, melainkan dengan sublimasi. Anda bisa membawanya ke perusahaan yang memiliki alat untuk pengeringan beku ini.

Proses ini memang rumit dan mahal, tapi hasilnya akan sangat memuaskan karena bunga bakal tetap hidup dengan tampilan, warna, dan aroma yang tidak berubah.

Sayangnya, kondisi bunga beku yang rapuh dan mudah rusak membuat Anda perlu memberikan perhatian ekstra.

3. Melapisinya dengan resin epoksi
Ada dua cara yang bisa Anda gunakan. Jika Anda ingin memajang bunga dalam vas, Anda cukup mengoleskan resin epoksi ke seluruh kelopak dan batang bunga.

Namun, jika Anda ingin menjadikannya sebagai gantungan kunci atau dekorasi, taruh cairan resin epoksi ke dalam cetakan lalu letakkan bunga perlahan ke dalamnya. Timpa lagi dengan cairan resin dan diamkan selama 24 jam. Dengan demikian, resin pun akan mengeras dan membuat bunga tetap segar di dalamnya.

Metode ini tak membutuhkan waktu lama. Hanya saja, bunga akan terlihat sedikit kaku.

4. Tutupi dalam pasir
Potong batang bunga hingga menjadi sangat pendek, tancapkan bunga di pasir hingga menutupi batang. Tambahkan pasir hingga menutupi seluruh bunga (pastikan pasir bersih dan tidak mengandung bebatuan).

Diamkan 3-4 minggu sampai kadar air dalam bunga habis. Gantung bunga terbalik untuk membersihkan residu pasir yang tertinggal.

Metode ini cukup mudah dan murah, tapi membutuhkan waktu lama sampai bunga mengering. Tak cuma itu, pasir juga mudah tersangkut di dalam bunga. Maka dari itu, untuk merawatnya, Anda perlu lebih rajin untuk membersihkan bunga.

5. Menggunakan gel silika
Cara mengawetkannya sama dengan menggunakan pasir. Hanya saja, dalam proses ini, pasir digantikan oleh gel silika.

Taruh satu atau dua inci gel silika dalam wadah, lalu tutupi seluruh bunga dengan gel hingga kadar airnya habis dalam beberapa minggu.

Metode ini membuat Anda mudah mengontrol seberapa kering bunga yang diinginkan. Selain itu, meski terbilang mahal, tapi gel silika bisa digunakan berulang kali.

6. Pengeringan udara
Cabut daun yang di batang bunga, ikat dengan karet lalu gantung terbalik di pengait dalam area yang berventilasi bagus. Jauhkan bunga dari sinar matahari. Jangan lupa untuk memisahkan kepalanya jika kelopak bunga tebal dan lembab.

Metode ini paling mudah digunakan. Bunga yang diawetkan dengan cara ini akan mempertahankan bentuk dan aroma. Namun, dibutuhkan waktu beberapa pekan hingga hitungan bulan tergantung pada jenis bunga.

Selain itu, proses pengeringan ini juga membuat bunga kaku sehingga rapuh dan mudah patah.

7. Panaskan dengan microwave
Potong batang bunga hingga jadi pendek, bungkus bunga dalam filter kopi, dan letakkan dalam wadah yang tahan panas dengan gel silikon di bawah wadah.

Taruh wadah berisi bunga itu di dalam microwave dengan suhu panas menengah.

8. Menekan bunga dengan benda berat
Letakkan kertas penyerap di sekitar bunga, lalu taruh di tengah buku yang tebal (buku telepon atau ensiklopedi). Lantas, tekan bunga dengan buku dan beberapa benda berat lain selama 2-4 pekan. Jangan lupa untuk membingkai bunga agar tetap cantik.

Metode ini sangat mudah dilakukan dan cocok untuk bunga yang kecil serta tipis. Bunga pun akan mempertahankan warna dan teksturnya. Hanya saja, pengawetan dengan cara ini membuat bunga lebih tipis.